Ciri desain interior rustic

pinterest.com

    Rustic diartikan sebagai sesuatu yang simpel, tak berseni dan kasar. Rustic dalam bahasa Indonesia berarti ‘berkarat’ atau tua, dan memiliki tekstur yang kasar dan tidak difinish-ing dengan baik. Gaya rustic bisa diartikan sebagai gaya dalam desain arsitektur dan interior yang berkesan alami, dari material yang tidak difinish-ing atau dihaluskan, misalnya kayu, batu, logam, dan sebagainya. Gaya ini merupakan perpaduan dari hal-hal baku pada penataan interior.

    Karakteristik dalam mendesain gaya desain rustic yaitu menggunakan material dengan kesan tekstur yang kuat. Unsur material yang terkesan tua seperti kayu tua dengan tekstur yang bagus, bisa digunakan sebagai aksen bila dilapiskan pada dinding. Material yang terkesan sederhana dan harganya murah seperti bata ekspos, kayu bekas, kayu kelapa, bebatuan dan sebagainya yang dapat dipadukan dengan material pabrikan seperti kaca, logam dan sebagainya agar tercipta suasana rustic dan modern.

Pelayanan Voire Project
Klik Disini Untuk Konsultasi

 

    Untuk menciptakan Konsep Desain ini, pemakaian kayu yang teksturnya dibiarkan terlihat jelas dan tidak dibuat Glossy. Tampilan kayu tetap tampil alami dan tidak terpengaruh industrialisasi, di situlah seni keindahan rustic akan muncul. Mengenai nilai seni yang ditampilkan, tidak tergantung dari bentuk yang rumit dan mahalnya material, namun bagaimana mengolahnya.

Ciri desain interior rustic

houzz.com

    Perpaduan dalam penataan interiornya pada dasarnya sama saja dengan prinsip yang sudah umum, karena gaya rustic lebih menekankan pada penggunaan material dengan tekstur kasar yang ekstensif, yang lebih ditekankan adalah suasana hangat yang diakibatkan penggunaan material bertekstur alami. berikut ciri-ciri karakteristik desain rustic :

Ciri desain interior rustic

pinterest.com

1. Banyak Mengunakan Kayu, Batu Alam, Besi Yang Tidak Difinishing

     Elemen kunci dalam menggunakan gaya desain rustic adalah kayu, batu alam, besi tempa, logam, dan bahan alami lain seperti katun, linen, wol, kulit. material yang tidak difinish-ing atau dihaluskan, misalnya kayu, batu, logam, dan sebagainya.

 Ciri desain interior rustic

houzz.com

2. Suasana Natural Yang Dominan Disetiap Elemennya

    Atap rumah yang terbuat dari balok-balok kayu dapat membuat suasana natural yang paling nyata. Dalam gaya rustic, balok kayu yang digunakan biasanya berukuran besar. Selain itu material yang ditampilkan yaitu kasar dan tua. Serta tembok yang ditutupi dengan unsur batuan dengan tekstur yang kuat. Material dinding dibiarkan seperti aslinya, furnitur dari bongkahan kayu, atau lampu gantung berkarat merupakan ciri khas dari gaya rustic.

 Ciri desain interior rustic

pinterest.com

3. Pengunaan Warna-Warna Merah Batu Bata, Coklat Kayu, Hitam Dll

    Warna yang paling sering digunakan adalah warna alamiah  seperti abu-abu, terakota atau merah batu bata, tanah, hitam, kuning pucat, dan coklat kayu yang tergolong warna alami material. Selain itu warna hijau, biru denim, khaki, dan warna-warna pucat lainnya. Pola yang digunakan harus terlihat tradisional, mulai dari kotak-kotak, motif sulam, atau belacu.

 Ciri desain interior rustic

lovelyving.com

4. Menerapkan Beberapa Sentuhan Etnik Sebagai Dekorasinya

    Untuk mempercantik ruangan dengan konsep desain rustic, ada beberapa aksesoris yang cocok untuk menghiasi ruangan di antaranya dengan aksesoris yang mengandung sentuhan etnik yang berkesan kuno kamu dapat mencari ke tempat loak. selain itu kerajinan tangan, lukisan pemandangan, dan kain-kain, serta kerangka tulang binatang bagus untuk menghiasi konsep desain ini.

 

Baca juga artikel kami lainnya :