Ciri Karakteristik Desain Interior Shabby Chic

Karir Bersama VOIRE Project
Karir Bersama VOIRE Project

Ciri Karakteristik Desain Interior Shabby Chic

Desain shabby chic yaitu gaya desain yang menggambarkan suasana yang memiliki kesan lembut dan ...
Ciri Karakteristik Desain Interior Shabby Chic Ciri Karakteristik Desain Interior Shabby Chic Desain shabby chic yaitu gaya desain yang menggambarkan suasana yang memiliki kesan lembut dan tampak feminin. pengertian dari kata shabby yaitu memiliki arti lusuh dan chic adalah anggun, dimana penggunaan furnitur dan peralatan tua yang tampak lusuh membuat gaya desain ini terlihat unik dan antik. Yang dipadukan dengan penggunaan warna yang lembut memperkuat karakter feminim pada ruangan yang menggunakan desain ini. Oleh karena itu, penggemar dari gaya desain ini kebanyakan adalah perempuan.
Ciri Karakteristik Desain Interior Shabby Chic
Logo VOIRE Project
VOIRE Project Desain Interior 30 April 2018
Share
2019-08-05

    Desain shabby chic yaitu gaya desain yang menggambarkan suasana yang memiliki kesan lembut dan tampak feminin. pengertian dari kata "shabby" yaitu memiliki arti lusuh dan "chic" adalah anggun, dimana penggunaan furnitur dan peralatan tua yang tampak lusuh membuat gaya desain ini terlihat unik dan antik. Yang dipadukan dengan penggunaan warna yang lembut memperkuat karakter feminim pada ruangan yang menggunakan desain ini. Oleh karena itu, penggemar dari gaya desain ini kebanyakan adalah perempuan.

    Kini gaya desain shabby chic sudah mulai populer di Indonesia. Semakin berkembangnya peradaban masyarakat di Indonesia kini mereka sudah mulai memiliki style untuk mulai menata rumah mereka agar suasana di dalam rumah terasa nyaman dan indah sehingga dapat memanjakan diri ketika berada di dalam rumah. Kali ini kami akan memberikan ciri-ciri desain shabby chic bagi kamu yang ingin mengetahui lebih dalam karakteristiknya.

Ciri karakteristik desain interior shabby chic

idealhome.co.uk

1. Mengunakan Warna-Warna Lembut Agar Terkesan Feminim

    Gaya desain yang identik dengan kesan feminim dan anggun, maka penggunaan warna yang cocok untuk mewujudkan suasana tersebut yaitu warna lembut. Oleh karena itu, pilihlah furnitur dan peralatan yang berwarna lembut dan berkesan feminin. Untuk gaya shabby chic, warna yang banyak digunakan adalah putih, merah muda, hijau muda, dan biru muda. Jika kamu memiliki selera warna lembut selain dari itu, silahkan coba improvisasi pada ruanganmu jangan terpaku pada warna-warna yang biasa digunakan pada umumnya.

 Ciri karakteristik desain interior shabby chic

mooisenliefs.blogspot.co.id

2. Dipadukan Dengan Furnitur Antik, Unik, Tidak Umum

    Furnitur yang digunakan pada ruangan bergaya shabby chic adalah furnitur yang terlihat lusuh dan usang yang tampak seperti di makan waktu. Dengan terlihat usang maka hal tersebut menjadikannya memiliki keindahan tersendiri yang melekeat di barang-barang bekas, dengan kesan unik dan antik bila ditata ruang dengan konsep yang baik maka akan tampak keindahan yang memiliki nilai seni di dalamnya. kamu bisa menggunakan kursi kayu tua, pintu atau jendela lusuh, serta bingkai kayu tua untuk menjadikannya aksesoris pada ruangan kamu. Gunakan peralatan aksesoris yang antik untuk dijadikan dekorasi pada gaya desain ini.

Ciri karakteristik desain interior shabby chic

pinterest.com

3. Menambah Dekorasi Dekorasi Tanaman Untuk Mempercantik

    Dekorasi tanaman yang dapat menggambarkan sisi feminin yaitu bunga, kamu juga bisa menerapkannya pada gaya shabby chic ini . Untuk tanamannya, mawar adalah yang paling sering digunakan. Akan tetapi, bukan berarti tanaman lain tidak cocok digunakan. Pilih tanaman dengan bunga yang memiliki warna lembut sesuai karakteristik gaya desain ini. Untuk dekorasi pada balkon kamu dapat menambahkan furnitur luar ruangan seperti meja dan kursi yang berkesan vintage dan tampak usang pastinya yaa.

Ciri karakteristik desain interior shabby chic

pinterest.com

4. Hiasan Kain, Atau Sofa Dengan Motif Kain Dengan Berbahan Katun

     Kain yang digunakan pada tipe gaya ini, biasanya menggunakan  bahan katun dan linen. Yang paling banyak digunakan adalah kain linen. Material kain ini dapat berupa taplak meja, gordyn, sarung bantal, sofa, dan lain sebagainya. Gunakan warna lembut yang memiliki konsep satu tema seperti jendela dan sofa ataupun taplak meja memiliki warna dan motif yang sama. Sesuaikan temanya apakah akan menggunakan motif atau polos. Jika kamu ingin menggunakan motif, cobalah kain dengan bermotif bunga-bunga kecil.

Ciri karakteristik desain interior shabby chic

shabbyandcharme.blogspot.co.id

5. Terdapat Aksesoris Antik, Unik, Menarik Dan Vintage

    Aksesoris yang cocok untuk gaya desain shabby chic yaitu dengan bentuk yang unik, tampak vintage, terlihat usang, seperti hiasan dinding, gunakan barang-barang antik seperti vas foto, cermin dengan ukiran-ukiran tampak vintage atau tua dan lain sebagainya yang dapat tampak klasik dan kuno. hiasan guci-guci atau piring-piring kuno pun cocok untuk di pajang di dinding ruangan untuk mempekuat karakter gaya desain pada ruangannya.

 Ciri karakteristik desain interior shabby chic

beautysummary.com

6. Sentuhan Antik Yang Sangat Berpengaruh

    Furnitur yang digunakan pada ruangan tipe desain shabby chic memiliki karakter tersendiri yaitu furniture yang terlihat lusuh serta usang seperti dimakan waktu. Tidak selalu harus menggunakan furnitur yang lama, untuk membuat kesan lusuh dan usang kita bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan amplas pada bagian furnitur yang diinginkan.

    Dasar tentan tipe gaya shabby chic. Mungkin dengan penjelasan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi kamu untuk menambah pengetahuan dengan ciri desain interior bergaya shabby chic ini. Untuk lebih memperjelasnya kami akan memberikan video tentang gaya shabby chic ini, yuk mari kita simak :

Baca juga artikel lainnya :

Komentar

Cari artikel apa guys?