Ketahui Pengertian dan Manfaat Konsolidasi Tanah

Karir Bersama VOIRE Project
Karir Bersama VOIRE Project

Ketahui Pengertian dan Manfaat Konsolidasi Tanah

Menururt Peraturan Kepala BPN Nomor 4 Tahun 1991, konsolidasi tanah adalah kebijaksanaan pertanah...
Ketahui Pengertian dan Manfaat Konsolidasi Tanah Ketahui Pengertian dan Manfaat Konsolidasi Tanah Menururt Peraturan Kepala BPN Nomor 4 Tahun 1991, konsolidasi tanah adalah kebijaksanaan pertanahan mengenai penataan kembali penguasaan dan penggunaan serta usaha pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan. Pemerintah telah menetapkan kebijakan dalam rangka menata kembali penguasaan pemilikan penggunaan dan pemanfaatan tanah melalu konsolidasi tanah. Tujuannya sebagai instrument pendukung reforma agrarian dalam menjamin ketersediaan tanah bagi berbagai kebutuhan kegiatan pembangunan.
Ketahui Pengertian dan Manfaat Konsolidasi Tanah
Logo VOIRE Project
VOIRE Project Tips And Trick 10 September 2021
Share
2021-09-10

Menururt Peraturan Kepala BPN Nomor 4 Tahun 1991, konsolidasi tanah adalah kebijaksanaan pertanahan mengenai penataan kembali penguasaan dan penggunaan serta usaha pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan.

Pemerintah telah menetapkan kebijakan dalam rangka menata kembali penguasaan pemilikan penggunaan dan pemanfaatan tanah melalu konsolidasi tanah. Tujuannya sebagai instrument pendukung reforma agrarian dalam menjamin ketersediaan tanah bagi berbagai kebutuhan kegiatan pembangunan.

Hal itu sekaligus memberikan kepastian hukum ha katas kepemilikan atau penguasaan tanah masyarakat. Kententuan dasar penyelenggaraan konsolidasi tanah telah  ditetapkan dalam Peraturan Kepala Badan Pertahanan Nasional Nomor 12/2019 tentang Konsolidasi Tanah.

Tang kemudian dilakukan penyesuaian dari waktu ke waktu melali surat edaran untuk mengatasi hal-hal yang belum diatur sesuai dengan perkembangan zaman. Berdasarkan petunjuk teknis yang diterbitkan oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Konsolidasi tanah merupakan kebijakan penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah dan ruang sesuai rencana tata ruang, serta usaha penyediaan tanah untuk kepentingan umum.

Hal ini dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dan pemeliharaan sumber daya alam dengan melibatkan partisispasi aktif masyarakat. Ada banyak bentuk konsolidasi tanah, diantaranya konsolidasi tanah pertanian yang merupakan konsolidasi tanah yang dilakukan pada tanah pertanian yang berada di kawasan pedesaan.

Kemudian juga konsolidasi tanah non-pertanian adalah konsolidasi tanah yang dilakukan pada tanah non-pertanian, termasuk penyediaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum di kawasan perkotaan dan semi perkotaan.

Nah, untuk mengetahui lebhi jelas soal manfaat dan tujuan konsolidasi tanah, yuk! Simak penjelasan Vira berikut ini.

Ketahui Pengertian dan Manfaat Konsolidasi Tanah

 source:google.com

Pengertian Konsolidasi Tanah

Apa itu konsolidasi tanah? Menurut Peraturan Kepala Badan pertahanan Nasional nomo 4/1991 tentang konsolidasi tanah, konsolidasi tanah adalah kebijaksanaan pertahanan mengenai penataan kembali menguasaan dan penggunaaan.

Serta usaha pengadaan tanah untuk peningkatan kualitas lingkungan dan pemeliharaan sumber daya alam dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Secara umum konsolidasi lahan bertujuan untuk menata kembali penguasaan tanah oleh masyarakat.

Agar tercipta suatu pemanfaatan kondisi lingkungan yang lebih baik. Hal ini dapat berupa penambahan atau penataan fasilitas umm jalan, pentaan ruang terbuka hijau, pentaan kavling-kavling tanah milik masyarkat sehingga tercipta pengembangan lingkungan hunian yang lebih berkualitas.

Secara umum konsolidasi lahan akan menyumbangkan sebagian dari tanahnya untuk dijadikan fasilitas umum seperti penataan fasilitas umum jalan, pentaan ruang terbuka hijau, pentaan kavling-kavling tanah milik masyarakat sehingga tercipta pengembangan lingkungan hunian yang lebih berkualitas.

Mekanisme konsolidasi tanah yaiyu menggabungkan atau menata kavling-kavling milik warga untuk dijadikan satu kesatuan rencana desain yang terukur. Dimana para peilik tanah atau kavling akan dimasukan ke dalam suatu kelompok kemitraan, sebagai saran berbagi dan diskusi bersama untuk menentukan arah rencana pengembangan dan skema pembagian manfaat dibagi rata antara pemilik tanah.

Setiap pemilik lahan akan menyumbangkan sebagian dari tanahnya untuk dijadikan fasilitas umum seperti penatan atau pelebaran jalan, penambahan ruang terbuka hijau, dan lain-lain.

Tentu saja hal ini akan mengurangi luas lahan yang dimiliki sebelumnya. Akan tetapi pemilik tanah akan menerima kembali konstribusi sumbangan tanahnya berupa kenaikan harga jual dari tanah tersebut sehingga memberikan manfaat atau keuntungan yang lebih baik.

Kenapa nilau jual tanah bisa menjadi naik? Hal ini dikarenakan kualitas lingkungan hunian tersebut menjadi lebih baik akibat penambahan fasilitas umu berupa penataan atau pelebaran jalan, penambahan ruang terbuka hijau, tertatanya kavling-kavling menjadi lebih rapi dan terarah.

Pengaturan bidang tanah dalam konsolidasi tanah ini dapat berupa pergeseran letak, penggabungan, pemecahan, pertukaran, penghapusan ataupun pengubahan.

Tujuan Konsolidasi Tanah

Konsolidasi tanah yang sebagian besar dilakukan adalah konsolidasi tanah perkotaan, karena di kawasan perkotaan banyak ditemukan pemanfaatan tanah yang tidak tertib dan merupakan daerah padat pemukiman.

Konsepnya merupakan suatu kegiatan menata tanah yang tidak beraturan sehingga lebih teratur dengan menggeser, menggabungkan, memecahkan, menghapuskan, dan mengubah hak yang dimiliki terhadap tanah.

Baik di daerah perkotaan/pinggiran kota dalam konteks pemekaran serta penataan permukiman meliputi fasilitas sosial dan umum  yang diperlukan oleh pemilik tanah yang sesuai rencana umum tata ruang kota serta daerah melalu partisipasi aktid dari masyarakat.

Tujuan konsolidasi tanah adalah mencapai pemanfaatan tanah secara optimal melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas penggunaan tanah.

Ketahui Pengertian dan Manfaat Konsolidasi Tanah

 source:google.com

Manfaat Konsolidasi Tanah, Salah Satunya Solusi Tata Ruang

Terbatasnya lahan di perkotaan menjadi salah satu masalah yang dihadapi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan perumahan. Belum lagi, maraknya pembangunan gedung dan perkantoran, maupun infrastruktur di perkotaan.

Guna menunjang aspek perekonomian menyebabkan terkikisnya ketersediaan lahan yang dapat digunakan untuk hunian warga. Hal ini apabila dibiarkan terjadi secara terus menerus, memiliki dampak yang buruk seperti munculnya pemukiman kumuh di kawasan pinggiran kota.

Untuk mengatasi hal ini, dibutuhkan suatu alternative solusi yang dapat mengolah lahan-lahan yang sudah tersedia agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan perumahan di kawasan perkotaan.

Salah satu alternatif yang mungkin dapat diterapkan yaitu konsep konsolidasi lahan untuk permukiman. Dalam upaya peningkatan efisiensi dan produktivitas pemanfaatan tanah perkotaan secara optimal di kawasan perkotaan, perlu dilakukan pembangunan melalui pemilihan lokasi yang sesuai dengan rencana tata ruang kota.

Optimalisasi terhadap efisiensi dan produktivitas pemanfaatan tanah perkotaan yang juga menunjang efektivitas percepatan pembangunan dan pengembangan kota yang sesuai rencana tata ruang.

Di sisi lain nilai tanah juga bisa mengalami peningkatan karena wilayan tanah tersebut telah dikapling secara teratur dan dilengkapi fasilitas umum.

 source:google.com

Lokasi dan Pelaksanaan Konsolidasi Tanah

Salah satu penyebab kurang berhasilnya penyelenggaraan konsolidasi tanah selama ini adalah lemahnya pemilihan dan penetapan calon lokasi. Alhasil, pemilihan calon lokasi masih perlu diperbaiki, karena belum dilandasi dengan kajian mendalam dan komprehensif berdasarkan metode yang jelas dan terukur.

Yakni mengintegrasikan berbagai faktor secara objektif, baik dari aspek kebijakan pemerintah, masyarakat maupun aspek lingkungan lainnya. Artinya untuk menata dan membangun kembali pemukiman di perkotaan harus diawali dengan pemilihan dan penetapa kolasi yang terukur, terarah, layak dan tepat berdasarkan berbagai faktor pertimbangan menggunakan motode dan formulasi tertentu.

Sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dan dapat mengurangi resiko kegagalan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, diperlukan tahapan yang diawali menyusun dan menentukan faktor utama, faktor penunjang, dan sub faktor yang mempengaruhinya.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Komentar

Mau cari artikel apa sob?