Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

Karir Bersama VOIRE Project
Karir Bersama VOIRE Project

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

Memadukan dua budaya dalam satu interior bukanlah hal yang tidak mungkin. Meskipun desain ruangan...
Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia Memadukan dua budaya dalam satu interior bukanlah hal yang tidak mungkin. Meskipun desain ruangan interior ala budaya timur dan juga budaya barat memang berbeda. Namun, siapa yang menyangka jika keduanya digabungkan akan menghasilkan suatu gaya desain interior yang harmonis?
Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia
Logo VOIRE Project
VOIRE Project Desain Interior 19 Januari 2021
Share
2021-01-19

Memadukan dua budaya dalam satu interior bukanlah hal yang tidak mungkin. Meskipun desain ruangan interior ala budaya timur dan juga budaya barat memang berbeda. Namun, siapa yang menyangka jika keduanya digabungkan akan menghasilkan suatu gaya desain interior yang harmonis?

Salah satu contoh nyata dari desain tersebut adalah Japandi Style. Gaya ini adalah perpaduan antara desain Japanese dna Scandinavian. Kehadiran dari gaya ini dapat menjadi inspirasi bagi sobat VOIRE yang menyukai desain interior berkonsep minimalis.

Seperti yang sobat ketahui, rumah tradisional Jepang identik dengan nuansa yang menenangkan jiwa. Sementara itu, gaya desain Skandinavia memegang teguh prinsip kebahagiaan melalui keseimbangan dalam hidup.

Menjawab pertanyaan masyarakat masa kini, hadirlah gaya desain Japandi yang identik dengan nuansa yang menenangkan jiwa. Sementara itu, gaya desain Skandinavia memegang teguh prinsip kebahagiaan melalui keseimbangan dalam hidup.

Menjawab pertanyaan masyarakat masa kini, hadirlah gaya desain Japandi, gabungan antara kedua desain dari dua belahan dunia berbeda yang tampak menyatu secara harmonis.

 source: pinterest

Tidak hanya membentuk perspektif baru terhadap arti gaya hidup minimalis, Japandi yang merupakan (Japanese-Scandi) menerapkan gaya hidup esensial yang berpaku pada memegang erat hal-hal yang paling dibutuhkan dalam hidup.

Japandi Style merupakan gaya desain interior yang mulai muncul sejak tahun 2017 silam. Seperti yang banyak sobat VOIRE ketahui, kedua gaya tersebut memiliki sentuhan yang berbeda, bahkan dinilai cukup kontras.

Tetapi, keduanya sama-sama menonjolkan sisi minimalis yang estetis lho. Maka dari itu, ketika dijadikan dalam satu ruangan, kedua gaya ini dapat saling melengkapi sehingga menghasilkan perpaduan yang sempurna.

Elemen dalam Japandi Style

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

 source: pinterest

Elemen khas yang utama tentunya desain khas Japanese Style. Gaya desain interior yang satu ini terkenal dengan unsur tradisionalnya yang elegan. Konsep desain Japanese mengusung gaya “wasabi-sabi”, atau yang berarti “terdapat keindahan dalam ketidaksempurnaan”

Konsep tersebutlah yang dalam Japandi Style akan bercampur dengan desain modern-rustic ala Scandinavian yang dikenal dengan istilah “hygge” (dibaca: hoo-ga). Konsep ini lebih mengusung siis kenyamanaan dan perasaan menenangkan di rumah.

Inspirasi Ruangan Ala Japandi

Setelah mengetahui filosofi dibalik desain ruangan yang satu ini, beberapa dari sobat mungkin mulai tertarik untuk menghadirkan konsep ini di dalam rumah. Inspirasi-inspirasi berikut ini dapat sobat terapkan untuk hunian yang #benarbenaridaman.

Dominasi Warna Putih pada Dinding

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

 source: pinterest

Japandi style mengandalkan warna netral dan warna alami. Interior rumah yang menerapkan gaya ini biasanya menggunakan warna putih ataupun warna-warna cerah lainnya pada dinding.

Penggunaan warna putih akan menghasilkan kesan minimalis sehingga nantinya dapat mendukung perpaduan warna-warna pada perabot yang menggunakan warna gelap dan juga warna alami.

Penggunaan warna putih juga dapat membuat ruangan terasa lebih lapang, cocok untuk rumah yang berukuran terbatas. Jika tidak mau menggunakan warna putih, alternative warna lainnya yang dapat digunakan yaitu warna krem atau abu-abu muda.

Memadukan Unsur Warna Terang dan Gelap

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

 source: pinterest

Apabila dalam pewarnaan pada dinding sudah deiberikan warna putih atau warna yang cerah, maka kini giliran perabot-perabotnya diberikan sentuhan kontras yang berwarna gelap.

Warna gelap yang dapat diaplikasikan pada perabotan ruangan, seperti sofa, lemari, meja, lampu, rak separu, vas bunga, dan perabot-perabot lainnya. Sedangkan untuk ruangan yang tampil lebih bersih, segar dan luas merupakan kesan yang ingin diciptakan dari gaya Japandi bisa dipadukan dengan warna-warna kayu yang alami.

Warna kayu yang dipilih juga tidak boleh sembarangan, warna kayu muda atau light wood lebih diutamakan agar ruangan terasa lebih cerah. Selain warna, furniture yang dipilih juga sebisa mungkin simpel dan fungsional, yaitu furniture yang desain ramping dan tidak memiliki desain yang rumit.

Hadirkan Suasana Alam ke dalam Rumah

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

 source: pinterest

Gaya Japandi menitik beratkan keseimbangan hidup penggunaannya. Jadi, unsur-unsur alam yang nyata sangat penting untuk dihadirkan di dalam rumah. Usahakan rumah memiliki taman untuk membawa kesegaran dari luar ke dalam rumah.

Selain itu, penting juga untuk membawa elemen alami tersebut ke dalam ruangan, seperti menanam tanaman hias di dalam rumah. Apabila merasa kesulitan dalam melakukan perawatan, tanaman artifisial pun dapat sobat VOIRE jadikan pilihan.

Sentuhan Warna-warna Pastel yang Soft

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

 source: pinterest

Bagi orang yang ingin memiliki sentuhan warna lain di dalam ruangannya, tenang aja sob. Karena sobat bisa kok menggunakan warna-warna pastel atau warna-warna lembut ciri khas warna Scandinavian ke dalam interior rumah impian rumah.

Tetapi harus diingat, penggunaannya tidak boleh terlalu dominan. Penggunaan warna-warna pastel dapat digunakan pada aksesoris atau perlengkapan kecil seperti satung bantul, bingkai foto meja dan koleksi buku.

Minim Ornamen

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

 source: pinterest

Salah satu prinsip yang diusung gaya Japandi adalah wabi-sabi seperti yang Vira jelaskan sebelumnya memiliki arti keindahan dalam ketidaksempurnaan. Artinya, segala sesuatu yang tampak sederhana dan memiliki kekurangan justru memiliki nilai yang lebih baik.

Oleh karena itu, jangan meletakkan terlalu banyak ornament dan dekorasi di dalam rumah, kalau bisa, letakkan dekorasi seminim mungkin. Dengan penerapan dekorasi yang minim justru akan membuat rumah tampak semakin indah dan juga nyaman.

Penarapan Japandi dalam Desain Rumah

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

 source: pinterest

Gaya desain Japandi menunjang gaya hidup esensial yang berpusat pada kecukupan dalam hidup. Perubahan lingkungan hidup dapat menjadi motivasi untuk menerapkan gaya hidup esensial yang mempunyai manfaat berlimpah bagi penghuni tempat tinggal tersebut.

Pengaruh gaya desain Skandinavia dan Jepang terlihat jelas dari pemilihan skema warna dan material dalam hunian. Mulai dari dominasi warna putih pada dinding, furniture yang didominasi material light wood, hingga peletakan tanaman hias dalam ruangan, tampak jelas gaya desain Japandi mementingkan kesederhaan dan elemen alam.

Tidak hanya pada peletakan furniture yang sekiranya esensial saja, gaya desain Japandi juga mementingkan suasana yang dihadirkan dalam hunian. Selain merapikan rumah berantakan dengan menyusu barang sesuai kategori, peletakan juga dilakukan sesuai motif dan bentuk.

Seperti hanya peletakan dekorasi seperti pajangan motif geometris yang simpel tapi unik, serta cushion motif untuk aksen ruang, juga diperlukan untuk melengkapi gaya desain Japandi.

Penerapan Japandi dalam Kehidupan

Mengenal Gaya Desain Japandi: Perpaduan Interior Jepang dan Skandinavia

 source: pinterest

Selain mengubah gaya desain hunian, menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik agar gaya hidup lebih berpusat pada yang esensial atau paling dibutuhkan dalam hidup juga bagian dari penerapan Japandi.

Konsep Lagom, mencari keseimbangan dalam hidup, menjadikan work-life balance sebagai prioritas saat menjalankan hidup sehari-hari.

Terlepas dari gaya desain yang saat ini sedang diterapkan atau diusung, kebutuhan jiwa dan raga seperti yang diprioritaskan dalam konsep Lagom perlu diperhatikan seperti mulai dari menjaga pola makan sehat dengan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan mengatur aktivitas harian.

Yang paling utama dari gaya desain Japandi adalah menitikberatkan keseimbangan dalam hidup yang dicapai dari kenyamanan dalam properti hunian yang terbilang cukup sederhana.

Tidak sekedar mengadopsi gaya desain Japandi pada hunian, pastikan sobat mengerti bahwa gaya hidup esensial yang hanya fokus terhadap hal-hal yang paling dibutuhkan seperti kebutuhan jiwa dan raga juga merupakan kunci agar hidup lebih bahagia.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Komentar

Mau cari artikel apa sob?