Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah

Karir Bersama VOIRE Project
Karir Bersama VOIRE Project

Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah

Memahami Simulasi KPR Syariah Cita-cita untuk memiliki rumah baru kini sangat dipermudah dengan ...
Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah Memahami Simulasi KPR Syariah Cita-cita untuk memiliki rumah baru kini sangat dipermudah dengan adanya KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Dengan fasilitas perbankan ini, sobat tidak perlu menunggu sampai punya uang ‘cukup’ seharga rumah tersebut untuk membeli hunian idaman. Sobat hanya perlu meninmbang antara KPR syariah atau konvensional yang cocok dengan kemampuan dan kebutuhan properti favorit sobat. Beberapa tahun terakhir, KPR syariah mulai banyak digemari masyarakat. KPR jenis ini seakan menjadi jawaban untuk sobat yang mau mencicil rumah, tapi tidak mau berurusan dengan riba. Sobat penasaran bagaimana simulasi KPR Syariah dan apa kelebihannya dibandingkan KPR konvensional? Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah salah satu opsi yang paling banyak diambil kebanyakan orang ketika akan membeli rumah. Selain KPR di bank konvensional, tidak sedikit juga orang yang tertarik dengan KPR syariah. Beberapa orang menganggap kalau KPR syariah memiliki lebih banyak keunggulan dibanding KPR konvensional. Masyarakat juga menilai bahwa mengajukan KPR lewat skema syariah lebih aman karena tidak memakai bunga dengan cicilan yang bisa naik turun di setiap bulannya. Yuk, cek penjelasan Vira di bawah ini! Mengenai simulasi KPR syariah Apa perbedaan KPR Syariah dan KPR Konevensional? Singkatnya, KPR syariah adalah produk perbankan untuk pembiayaan kepemilikan rumah yang sesuai dengan prinsip syariah. KPR syariah dan KPR konvensional memiliki beberapa perbedaan. Mulai dari skema pinjaman hingga besaran cicilan setiap bulannya. Keduanya juga berbeda dari sistem kredit. Jika KPR konvensioonal menawarkan cicilan dengan bunga, KPR syariah menawarkan cicilan tanpa bunga alis flat. Inilah yang membuat banyak orang menganggap kalau KPR syariah lebih menguntungkan daripada KPR konvensional. Cicilan Tetap Cicilan tetap sampai akhir pembayaran merupakan salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh simulasi KPR syariah. Jadi, sobat tidak perlu lagi khawatir soal naik turunnya bunga bank yang bisa mempengaruhi nilai angsuran sobat. Skema pembayaran dalam simulasi KPR syariah juga akan membantu memudahkan perencanaan keuangan keluarga milenial. Keuntungan itu tentunya gak bisa didapat dari skema pembayaran KPR konvensional. Asas Musyawarah Mufakat KPR syariah lebih mengedepankan asas musyawarah mufakat. Artinya, pihak perbankan syariah akan lebih mengutamakan diskusi dan cara kekeluargaan dalam penyelesaian masalah. Termasuk dalam menentukan kredit, sobat dan oihak bank bisa memilih simulasi KPR syariah sesuai kemampuan dan kebutuhanmu. Ketika sobat berniat mengubah pilihan terkait properti yang ingin sobat cicil yang bisa terjadi misalnya. Karena ketika sesuaia terkait ekonomi maupun daerah. Kamu pun bisa bebas melakukan negosiasi dengan pihak bank terkait pilihan sobat itu. Dual Model Akad Dalam sistem syariah Indoensia, umumnya ada dua simulasi KPR syariah yang digunakan untuk pembelian properti berupa rumah baru atau tanah, yaitu Akad Murabahah, artinya sobat melakukan perjanjian jual beli dengan bank. Layaknya membeli barang, harga pembelian rumah ditentukan dengan menentukan keuntungan pembelian yang bisa didapatkan bank pada awal transaksi. Sementara itu, dalam simulasi KPR syariah dengan Musyarakah, Mutanaqishah, pinjaman dilakukan dalam sekam kerja sama bagi hasil atau patungan antara sobat dan bank. Contohnya, pada tahap awal, sobat dapat menyetor hanya seperempat harga rumah. Sisanya akan dilunasi bank. Dalam cicilan selanjutnya, sobat tinggal melunasi tiga perempat pembayaran bank itu seperti membayar sewa rumah per bulan. Simulasi KPR Syariah Untuk Akad Murabahah, simulasi KPR syariah-nya adalah bank membeli rumah dengan tambahan keuntungan yang disepakati dengan peminjam. Misalnya, harga rumah 600 juta rupiah dengan uang muka 20% atau 120 juta rupiah dibayarkan ke pegembang. Sisanya 480 juta rupiah akan dibayarkan oleh bank dengan cicilan peminjam per bulan ke bank menyesuaikan. Rumus untuk cicilan peminjam ke bank sendiri adalah [(harga rumah asli x (keuntungan bank x plafon) + harga rumah asli) : lamanya tenor dalam bulan]. Sementara itu , untuk Akad Musyarakah Mutaqishah, simulasi KPR syariah-nya adalah peminjam dan bank harus menyepakati tenor untuk pembayaran “sewa”. JIka seperempat dari 600 juta rupiah dibayarkan terlebih dahulu oleh nasabah senilah 150 juta rupiah. Maka 75% atau setara dengan 450 juta rupiah dibayarkan terlebih dulu oleh bank. Selanjutnya, sobat dan bank tinggal menyepakati biaya yang harus disetor per bulannya sesuai tenor yang disepakati untuk melunasi pembayaran dari bank. Tenor Lebih Singkat Jika dibandingkan dengan kredit bank konvensional, tenor dalam simulasi KPR syariah lebih singkat. Tenor KPR syariah untuk properti biasanya maksimal hanya 15 tahun. Di sisi lain, tenor maksimal untuk KPR bank konvensional bisa mencapai 25 tahun. Siapkan Uang Muka Besar Dalam simulasi KPR syariah bisa dibilang memang terlihat lebih menguntungkan. Namun, ketika sobat memutuskan memakai simulasi KPR syariah, sobat harus sudah memiliki uang yang cukup besar untuk membayar uang muka properti yang sobat incar. Soalnya, bank syariah umumnya mengenakan uang muka sebesar 15-30% dari harga properti, baik untuk rumah baru ataupun rumah lama. Keuntungan KPR Syariah Ada beberapa keuntungan jika sobat menggunakan KPR syariah. Pertama dan paling penting, KPR syariah memberikan kepastian untuk jumlah cicilan yang dibayarkan setiap bulannya. Angsuran yang dibayarkan selama masa cicilan pun tetap, sehingga dapat membantu cash flow keuangan dengan baik. Lalu, bagaimana bank mendapatkan keuntungan dari sistem ini? Nah, dalam skema KPR syariah, bank mendapatkan untung dari selisih jual-beli rumah dan kerja sama bagi hasil antara pembeli dan bank. Semuanya tergantung dengan akad atau perjanjian antara bank dan sobat sebagai kreditur. Akad KPR sendiri ada beberapa jenis yang berbeda satu sama lain. Dua yang paling umum adalah akad Murabahah (jual beli) dan Musyarakah Mutanaqisah (kepemilikanbertahap). Secara luas, ada 4 skema atau istilah dari bank syariah dalam pengajuan KPR, yaitu KPR iB Jual Beli (Murabahah), KPR iB Kepemilikan Barang BErtahap (Musyarakah Mutanaqisah), KPR iB Sewa (Ijarah), dan KPR iB Sewa Beli (Ijarah Muntahiya BIttamlik-IMBT). Nah, sekarang bank mana saja yang menawarkan KPR syariah? Saat ini sudah banyak perbankan yang menawarkan produk KPR syariah. Bank-bank konvensional juga mulai menggalangkan produk KPR syariah di Indonesia karena memilki potensi yang besar. Bank yang menawarkan produk KPR syariah di Indonesia yaitu, Bank Syariah Indonesia, BTN Syariah BCA Syariah, Cimb Niaga Syariah. Biasanya, pihak bank akan menambah biaya keuntungan bank pada biaya sewa rumah per bulannya. Sehingga, harga sewa tersebut masih bisa bertambah. Jadi siapkanlah budgetnya ya sobat, agar keuangan sobat pun tetap terkendali setiap bulannya. Setelah memahami penjelasan simulasi KPR syariah, sobat sudah tidak akan bingung lagi unuk membeli rumah baru tanpa berurusan dengan riba bukan? Pastikan sobat memiliki bank syariah yang terpercaya untuk menjalankan skema kredit untuk properti incaran sobat.
Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah
Logo VOIRE Project
VOIRE Project Tips And Trick 27 Agustus 2021
Share
2021-08-27

Memahami Simulasi KPR Syariah

Cita-cita untuk memiliki rumah baru kini sangat dipermudah dengan adanya KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Dengan fasilitas perbankan ini, sobat tidak perlu menunggu sampai punya uang ‘cukup’ seharga rumah tersebut untuk membeli hunian idaman.

Sobat hanya perlu meninmbang antara KPR syariah atau konvensional yang cocok dengan kemampuan dan kebutuhan properti favorit sobat. Beberapa tahun terakhir, KPR syariah mulai banyak digemari masyarakat.

KPR jenis ini seakan menjadi jawaban untuk sobat yang mau mencicil rumah, tapi tidak mau berurusan dengan riba. Sobat penasaran bagaimana simulasi KPR Syariah dan apa kelebihannya dibandingkan KPR konvensional?

Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah

 source:pinterest.com

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah salah satu opsi yang paling banyak diambil kebanyakan orang ketika akan membeli rumah. Selain KPR di bank konvensional, tidak sedikit juga orang yang tertarik dengan KPR syariah.

Beberapa orang menganggap kalau KPR syariah memiliki lebih banyak keunggulan dibanding KPR konvensional. Masyarakat juga menilai bahwa mengajukan KPR lewat skema syariah lebih aman karena tidak memakai bunga dengan cicilan yang bisa naik turun di setiap bulannya.

Yuk, cek penjelasan Vira di bawah ini! Mengenai simulasi KPR syariah

Apa perbedaan KPR Syariah dan KPR Konevensional?

Singkatnya, KPR syariah adalah produk perbankan untuk pembiayaan kepemilikan rumah yang sesuai dengan prinsip syariah. KPR syariah dan KPR konvensional memiliki beberapa perbedaan.

Mulai dari skema pinjaman hingga besaran cicilan setiap bulannya. Keduanya juga berbeda dari sistem kredit. Jika KPR konvensioonal menawarkan cicilan dengan bunga, KPR syariah menawarkan cicilan tanpa bunga alis flat.

Inilah yang membuat banyak orang menganggap kalau KPR syariah lebih menguntungkan daripada KPR konvensional.

Cicilan Tetap

Cicilan tetap sampai akhir pembayaran merupakan salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh simulasi KPR syariah. Jadi, sobat tidak perlu lagi khawatir soal naik turunnya bunga bank yang bisa mempengaruhi nilai angsuran sobat.

Skema pembayaran dalam simulasi KPR syariah juga akan membantu memudahkan perencanaan keuangan keluarga milenial. Keuntungan itu tentunya gak bisa didapat dari skema pembayaran KPR konvensional.

Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah

 source:pinterest.com

Asas Musyawarah Mufakat

KPR syariah lebih mengedepankan asas musyawarah mufakat. Artinya, pihak perbankan syariah akan lebih mengutamakan diskusi dan cara kekeluargaan dalam  penyelesaian masalah.

Termasuk dalam menentukan kredit, sobat dan oihak bank bisa memilih simulasi KPR syariah sesuai kemampuan dan kebutuhanmu. Ketika sobat berniat mengubah pilihan terkait properti yang ingin sobat cicil yang bisa terjadi misalnya.

Karena ketika sesuaia terkait ekonomi maupun daerah. Kamu pun bisa bebas melakukan negosiasi dengan pihak bank terkait pilihan sobat itu.

Dual Model Akad

Dalam sistem syariah Indoensia, umumnya ada dua simulasi KPR syariah yang digunakan untuk pembelian properti berupa rumah baru atau tanah, yaitu Akad Murabahah, artinya sobat melakukan perjanjian jual beli dengan bank.

Layaknya membeli barang, harga pembelian rumah ditentukan dengan menentukan keuntungan pembelian yang bisa didapatkan bank pada awal transaksi. Sementara itu, dalam simulasi KPR syariah dengan Musyarakah, Mutanaqishah, pinjaman dilakukan dalam sekam kerja sama bagi hasil atau patungan antara sobat dan bank.

Contohnya, pada tahap awal, sobat dapat  menyetor hanya seperempat harga rumah. Sisanya akan dilunasi bank. Dalam cicilan selanjutnya, sobat tinggal melunasi tiga perempat pembayaran bank itu seperti membayar sewa rumah per bulan.

Simulasi KPR Syariah

Untuk Akad Murabahah, simulasi KPR syariah-nya adalah bank membeli rumah dengan tambahan keuntungan yang disepakati dengan peminjam. Misalnya, harga rumah 600 juta rupiah dengan uang muka 20% atau 120 juta rupiah  dibayarkan ke pegembang.

Sisanya 480 juta rupiah akan dibayarkan oleh bank dengan cicilan peminjam per bulan ke bank menyesuaikan. Rumus untuk cicilan peminjam ke bank sendiri adalah [(harga rumah asli x (keuntungan bank x plafon) + harga rumah asli) : lamanya tenor dalam bulan].

Sementara itu , untuk Akad Musyarakah Mutaqishah, simulasi KPR syariah-nya adalah peminjam dan bank harus menyepakati tenor untuk pembayaran “sewa”. JIka seperempat dari 600 juta rupiah dibayarkan terlebih dahulu oleh nasabah senilah 150 juta rupiah.

Maka 75% atau setara dengan 450 juta rupiah dibayarkan terlebih dulu oleh bank. Selanjutnya, sobat dan bank tinggal menyepakati biaya yang harus disetor per bulannya sesuai tenor yang disepakati untuk melunasi pembayaran dari bank.

Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah

 source:pinterest.com

Tenor Lebih Singkat

Jika dibandingkan dengan kredit bank konvensional, tenor dalam simulasi KPR syariah lebih singkat. Tenor KPR syariah untuk properti biasanya maksimal hanya 15 tahun. Di sisi lain, tenor maksimal untuk KPR bank konvensional bisa mencapai 25 tahun.

Siapkan Uang Muka Besar

Dalam simulasi KPR syariah bisa dibilang memang terlihat lebih menguntungkan. Namun, ketika sobat memutuskan memakai simulasi KPR syariah, sobat harus sudah memiliki uang yang cukup besar untuk membayar uang muka properti yang sobat incar.

Soalnya, bank syariah umumnya mengenakan uang muka sebesar 15-30% dari harga properti, baik untuk rumah baru ataupun rumah lama.

Keuntungan KPR Syariah

Ada beberapa keuntungan jika sobat menggunakan KPR syariah. Pertama dan paling penting, KPR syariah memberikan kepastian untuk jumlah cicilan yang dibayarkan setiap bulannya.

Angsuran yang dibayarkan selama masa cicilan pun tetap, sehingga dapat membantu cash flow keuangan dengan baik. Lalu, bagaimana bank mendapatkan keuntungan dari sistem ini?

Nah, dalam skema KPR syariah, bank mendapatkan untung dari selisih jual-beli rumah dan kerja sama bagi hasil antara pembeli dan bank. Semuanya tergantung dengan akad atau perjanjian antara bank dan sobat sebagai kreditur.

Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah

 source:pinterest.com

Akad KPR sendiri ada beberapa jenis yang berbeda satu sama lain.

Dua yang paling umum adalah akad Murabahah (jual beli) dan Musyarakah Mutanaqisah (kepemilikanbertahap). Secara luas, ada 4 skema atau istilah dari bank syariah dalam pengajuan KPR, yaitu KPR iB Jual Beli (Murabahah), KPR iB Kepemilikan Barang Bertahap (Musyarakah Mutanaqisah), KPR iB Sewa (Ijarah), dan KPR iB Sewa Beli (Ijarah Muntahiya BIttamlik-IMBT).

Nah, sekarang bank mana saja yang menawarkan KPR syariah?

Saat ini sudah banyak perbankan yang menawarkan produk KPR syariah. Bank-bank konvensional juga mulai menggalangkan produk KPR syariah di Indonesia karena memilki potensi yang besar.

Bank yang menawarkan produk KPR syariah di Indonesia yaitu, Bank Syariah Indonesia, BTN Syariah BCA Syariah, Cimb Niaga Syariah.

Pahami Apa Itu KPR Syariah Sebelum Membeli Rumah

 source:pinterest.com

Biasanya, pihak bank akan menambah biaya keuntungan bank pada biaya sewa rumah per bulannya. Sehingga, harga sewa tersebut masih bisa bertambah. Jadi siapkanlah budgetnya ya sobat, agar keuangan sobat pun tetap terkendali setiap bulannya.

Setelah memahami penjelasan simulasi KPR syariah, sobat sudah tidak akan bingung lagi unuk membeli rumah baru tanpa berurusan dengan riba bukan? Pastikan sobat memiliki bank syariah yang terpercaya untuk menjalankan skema kredit untuk properti incaran sobat.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Komentar

Mau cari artikel apa sob?