Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB

Lokasi geografis Indonesia berada di kawasan pertemuan tiga lempeng yang bergerak dari Australia,...
Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB Lokasi geografis Indonesia berada di kawasan pertemuan tiga lempeng yang bergerak dari Australia, Eropa dan pasifik. Kondisi seperti ini menimbulkan konsekuensi fenomena alam seperti gempa, yang terjadi akibat adanya interiaksi antar lempeng, rawan terjadi di Inedonesia. Gempa tak mungkin dapat dicegah. Besarnya energi yang dilepaskan dari gempa juga belum dapat diperkiran dengan akurat.
Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB
Logo VOIRE Project
VOIRE Project Desain Interior 03 Mei 2021
Share
2021-05-03

Lokasi geografis Indonesia berada di kawasan pertemuan tiga lempeng yang bergerak dari Australia, Eropa dan pasifik.

Kondisi seperti ini menimbulkan konsekuensi fenomena alam seperti gempa, yang terjadi akibat adanya interiaksi antar lempeng, rawan terjadi di Indonesia.

Gempa tak mungkin dapat dicegah. Besarnya energi yang dilepaskan dari gempa juga belum dapat diperkiran dengan akurat

Akan tetapi, banyak cara antisipasi untuk meminimalisasi bahaya yang diakibatkan gempa. Salah satunya memastikan setiap ruang tinggal memiliki struktur bagunan tahan gempa.

Untuk mengantisipasi kerugian material akibat gempa. Sobat perlu merencanakan konstruksi bangunan tahan gempa.

Badan Nasional Penanggulaangan Bencana (BNPB) pun pernah menyebutkan sebagian besar rumah yang rusak akibat gempa dikarenakan konstruksinya tidak berdasarkan pedoman bangunan anti gempa sehingga BNPB menyarankan masyarakat mengikuti pedoman atau desain rumah yang banyak tersedia.

Rumah tahan gempa memiliki karakteristik tersendiri, umumnya dilingkupi pondasi yang memenuhi standard an telah teruji coba aman dari gocangan besar.

Dengan begitu, sobat dan keluarga akan aman saat berada di dalam rumah saat sedang terjadi gempa

Nah, kali ini Vira akan bahas lebih lanjut mengenai desain rumah anti gempa.

Pengertian Rumah Anti Gempa

Pada dasarnya, istilah rumah anti gempa merujuk pada arti rumah yang dibangun dengan pertimbangan dalam segi keamanan dan kekuatan rumah sehingga mampu berdiri dengan kokoh meski diterjang gempa dasyat.

Jauh lebih tepat menyebut jenis rumah ini dengan istilah rumah tahan gempa, karena fungsinya diciptakan bukan untuk menahan atau menolak efek gempa, namum lebih untuk mengurangi resiko kerusakan bangunan akibat terjadinya goncangan sesismik serta memudahkan proses evakuasi setelahnya.

Contohnya di Jepang karena Jepang menjadi negara yang paling sering mengalami gempa, sudah banyak bangunan di Jepang yang menerapkan prinsip anti gempa. Salah satu desain arsitektur anti gempa yang dapat ditiru aldah desain pada kuil dan bangunan-bangunan modernnya yang menerapkan sistem sensor airbag.

Setiap rumah mulai dipasangi sensor yang dapat mendeteksi getaran dari dalam bumi. Snsor tersebut mengaktifkan kompresor yang akan memompa udara ke dalam airbag yang terpasang di pondasi bangunan.

Airbag yang akan menggelembung mengakibatkan bangunan terangkat dan melayang diatas permukaan tanah yang bergerak akibat gempa. Dengan begitu setiap ruangan dan bagian di rumah akan aman.

Konsep Rumah Anti Gempa

Secara garis besar, ada beberapa prinsip dasar bangunan tahan gempa yang bisa dijadikan acuan konsep pembangunan rumah di daerah rawan gempa, yaiti:

  1. Denah dan struktur bangunan yang sederhana dan simetris.
  2. Tinggi bangunan tidak melebihi empat kali lebar bangunan.
  3. Bobot atau volume bangunan yang ringan.
  4. Dibangun secara monolit.
  5. Pondasi atau struktur bawah bangunan yang kuat.

Selain struktur, Sobat juga perlu mempertimbangkan kualitas dan kelengkapan bahan bangunan ketika akan membangun atau merenovasi rumah.

Desain Rumah Anti Gempa Anjuran Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa sebagian besar rumah yang rusak akibat gempa dibangun dengan konstruksi yang bukan tahan gempa. Jangankan gempa, konstruksi rumah yang dibangun asal-asalan tanpa memperhatikan segi keamanan bisa mengundang banyak bencana karena lebih cepat rusak dan gampang roboh.

Selain bisa dikreasikan dengan menggunakan kontainer bekas yang berkesan modern, konsep rumah anti gempa juga ternyata sudah lama diterapkan pada beberapa rumah adat Indonesia. Secara desain, rumah tradisional Nusantara relative lebih bisa bertahan dari guncangan akibat gempa bumi.

Meski sudah banyak bermunculan desain rumah anti gempa yang unik, pengaplikasian rumah anti gempa dianggap lebih rumit, lama dan mahal. Padahal ada juga loh solusi rumah anti gempa yang ekonomis dan mudah dibangun sehingga memang layak untuk ditiru dan menjadi tren tersendiri.

Melansir BPNB, berikut adalah beberapa contoh desain rumah anti gempa terkini karya anak bangsa sebagai inspirasi.

Growing house

Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB

 source:google.com

Desain rumah hasil karya 5 mahasiswa UGM Yogyakarta ini memperoleh penghargaan juara 2  Kategori  Panel Terbaik dalam sayembara desain perumahan Jepang, “Kumamoto Artpolis”

Konsep desain Ardhyasa Fabian Gusma dan kawan-kawan ini dibagi tiap tahap, yaitu home for all, space for all dan life for future. Rumah ini dilengkapi dengan panel surya, didesain dengan tingkat kemanan yang baik serta menyediakan desain khusus untuk difabel.

Rumah Dome atau Rumah Teletabis

Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB

 source:google.com

Yang menjadi ciri khas dari bangunan ini adalah tampilanya yang seperti igloo yang membentuk setengah lingkaran. Rumah tanpa pondasi ini dibangun dengan dinding dan  atap yang menyatu sehingga memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap goncangan.

Rumah karya Prof. Nizam, M.Sc, Ph.D ini telah diimplementasikan menjadi suatu kompleks perumahan di dusun Nglepen, Prambanan, Sleman, Jawa Tengah.

BARRATAGA (Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa)

Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB

 source:google.com

Barrataga adalah suatu teknik penguatan besi tulangan bangunan yang saling mengait dengan menggunakan kayu atau bambu sehingga kuat dan tahan akan guncangan gempa

RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat)

Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB

 source:google.com

Rumah Instan Sederhana Sehat ini merupakan karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dibangun dengan konsep bongkar pasang. Proses pembangunannya tidak membutuhkan bahan semen dan bata, tapi dengan menggabungkan panel-panel beton dengan baut. Komponennya dibuat secara pabrikasi dengan konstruksi penyusun rumah berdasarkan ukuran modular.

RIKA (Rumah Instan Kayu)

Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB

 source:google.com

Konstruksi rumah menggunakan kayu juga relative lebih mudah untuk dirancang tahan gempa karena materialnya tergolong lebih ringan dengan beton dan batu bata.

Rumah yang juga karya kementrian PUPR ini merupakan rumah ini merupakan rumah instan yang berbahan dasar dari kayu kelas rendah cepat tumbuh (segon, karet, akasia, mangium) yang diolah kembali sehingga kekuatannya setara dengan kayu kualitas kelas 1 dengan menggunakan sistem Laminateed Veneer Lumber (LVL) sehingga tahan akan guncangan.

RUSPIN (Rumang Unggul Sistem Panel)

Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB

 source:google.com

RUSPIN merupakan prodeuk pengembangan dari RISHA yang sama-sama memiliki sistem bongkar pasang dengan komponen yang dibuat secara pabrikasi dari kementrrian PUPR.

Namun, Jika dibandingkan dengan RISHA, RUSPIN lebih unggul karena lebih hemat biaya menggunakan sistem bongkar pasang dengan teknologi baru yang lebih mudah dipasang dengan menghilangkan simpul yang sulit.

Rumah Conwood

Prinsip Rumah Anti Gempa Anjuran BNPB

 source:google.com

Rumah ini disebut rumah Conwood karena menggunakan panel non-kayu yang terbuat dari semen dan serat sehingga lebih lentur terhadap gempa. Inovasi teknologi dari PT Conwood Indonesia ini bisa dibangun dengan mudah dalam waktu 7 hari dengan 7 orang pekerja.

Dampak risiko bencana gempa akan semakin besar seiring dengan jumlah penduduk yang bertambah dan kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya.

Bagaimana apakah sobat akan menerapkan prinsip rumah anti gempa pada hunian sobat? atau mungkin sobat sudah menerapkannya pada hunian sobat?

Sudah saatnya kita mempersiapkan diri dari bencana bersekala besar dengan membangun rumah tahan gempa untuk mengurangi resiko kerugian material yang besar.

Baca juga artikel lainnya

Komentar

Mau cari artikel apa sob?