Serupa Tapi Tak Sama, Perbedaan Dapur Kering & Dapur Basah Yang Wajib Sobat Tahu

Karir Bersama VOIRE Project
Karir Bersama VOIRE Project

Serupa Tapi Tak Sama, Perbedaan Dapur Kering & Dapur Basah Yang Wajib Sobat Tahu

Dulu dapur hanya dikenal dalam satu jenis, yaitu dapur basah saja. Seiring dengan berkembangnya k...
Serupa Tapi Tak Sama, Perbedaan Dapur Kering & Dapur Basah Yang Wajib Sobat Tahu Serupa Tapi Tak Sama, Perbedaan Dapur Kering & Dapur Basah Yang Wajib Sobat Tahu Dulu dapur hanya dikenal dalam satu jenis, yaitu dapur basah saja. Seiring dengan berkembangnya kebutuhan, muncul lah jenis dapur lainnya yaitu dapur kering. Dapur dikenal sebagai “jantung rumah” karena di situ lah area di mana rumah terasa “hidup”. Mulai dari menyiapkan bahan masakan, memasak, hingga menyantap makanan sembari bercengkrama bersama. Sayangnya, seperti yang sobat tahu, aroma masakan yang kuat sering kali menyebar ke seluruh area rumah, atau bahkan menempel pada baju atau bahan kain lainnya. Apalagi setelah kegiatan mencuci piring atau sayur, area dapur pasti akan terciprat air dan membuatnya tidak sedap dipandang.
Serupa Tapi Tak Sama, Perbedaan Dapur Kering & Dapur Basah Yang Wajib Sobat Tahu
Logo VOIRE Project
VOIRE Project Desain Interior 19 Januari 2022
Share
2022-01-19

Dulu dapur hanya dikenal dalam satu jenis, yaitu dapur basah saja. Seiring dengan berkembangnya kebutuhan, muncul lah jenis dapur lainnya yaitu dapur kering. Dapur dikenal sebagai “jantung rumah” karena di situ lah area di mana rumah terasa “hidup”. Mulai dari menyiapkan bahan masakan, memasak, hingga menyantap makanan sembari bercengkrama bersama. Sayangnya, seperti yang sobat tahu, aroma masakan yang kuat sering kali menyebar ke seluruh area rumah, atau bahkan menempel pada baju atau bahan kain lainnya. Apalagi setelah kegiatan mencuci piring atau sayur, area dapur pasti akan terciprat air dan membuatnya tidak sedap dipandang.

Untuk mengatasi hal tersebut, saran Vira sih coba deh sobat membagi dapur sobat menjadi dua bagian, yaitu dapur kering dan dapur basah. Memang apa sih bedanya? Keduanya dibedakan berdasarkan fungsinya. Dari pada bingung, yuk langsung kita bahas!

 

Apa Sih Bedanya Dapur Kering dan Basah?

Ukuran Ruangan

 istockphoto.com

Biasanya, dapur basah memiliki ukuran yang luas. Hal ini bertujuan agar bisa menampung aktivitas memasak baik dalam skala besar maupun kecil. Kalau dapur basah memiliki ukuran yang kecil, maka kegiatan memasak atau kegiatan dapur lainnya pun akan terhambat sobat. Sedangkan dapur kering memiliki ukuran sebaliknya. Karena kegiatan memasak yang dilakukan tidak terlalu banya, membuat dapur kering tidak memakan banyak tempat. Setidaknya, ukuran yang sobat perlukan untuk dapur kering hanya sekitar 1 x 2 meter.

 

Posisi

 hgtv.ca

Perbedaan selanjutnya terletak pada posisinya. Umumnya dapur basah diposisikan pada bagian belakang rumah. Bahkan, ada juga loh rumah yang membangun dapur basahnya terpisah dari ruangan lainnya sobat. Alasannya karena dapur basah tidak cocok dijadikan sebagai tempat ‘pamer’. Hal ini dikarenakan areanya yang cenderung kotor. Berbeda dengan dapur basah, dapur kering justru cocok diposisikan dekat dengan ruang keluarga. Hal ini bertujuan agar memudahkan sobat untuk menyiapkan makanan untuk disajikan, apalagi saat sedang berkumpul bareng keluarga atau pun teman.

 

Fungsi

 istockphoto.com

Seperti yang sudah sebutkan di atas, dapur basah umumnya digunakan untuk kegiatan dapur berat. Seperti mempersiapkan bahan masakan, mencuci bahan-bahan, hingga mengolah bahan tersebut menjadi masakan matang yang menggugah selera. Keseluruhan proses tersebut tentunya dapat meninggalkan banyak kotoran, baik itu sisa bahan yang tumpah atau terciprat, hingga peralatan masak yang kotor dan piring-piring kotor. Sementara itu, dapur kering hanya digunakan untuk membuat makanan yang simple dan mudah disajikan, seperti roti isi selai, mie kuah, dan sejenisnya. Dapur kering juga bisa menjadi tempat untuk bersantap sekaligus berkumpul bersama keluarga pada jam-jam makan loh sobat. Asyik kan jadinya?

 

Cara Perawatan

 google.com

Dari segi perawatan, tentunya dapur basah membutuhkan perhatian ekstra. Contohnya, setiap sobat selesai memasak dapur basah harus segera sobat bersihkan. Jika dibiarkan begitu saja, dapur basah pasti akan terlihat berantakan dan kotor. Beda halnya dengan dapur kering. Dapur kering tidak harus selalu dibersihkan seperti dapur basah. Hal ini dikarenakan fungsinya yang tidak sekomplek dapur basah. Paling sobat hanya perlu mengelap kalau-kalau ada kotoran yang tertinggal saja. Lalu, karena dapur kering terlihat lebih ‘menyatu’ dengan bagian rumah lainnya, material yang digunakan pastinya akan lebih apik dan awet karena mobilitas yang terjadi pada dapur kering tidak sepadat dapur basah.

 

Tips Menata Dapur Kering dan Dapur Basah

 

Pasti sobat tidak mau kan kalau kedua bagian dapur sobat kotor dan berantakan? Tenang, Vira punya beberapa tips nih untuk sobat agar dapur basah dan dapur kering sobat senantiasa bersih dan rapi.

 

Tips Menata Dapur Basah

Perhatikan Kabinet

 kitchenandbathclassics.com

Pada dapur basah, kabinet atas dan kabinet bawah merupakan barang yang wajib ada. Kabinet memiliki peran yang sangat penting, yaitu sebagai tempat untuk menata dan menempatkan peralatan dapur, sehingga dapur tampak rapi dan tertata. Selain itu, kabinet dapat membantu sobat untuk memisahkan antara peralatan, bahan-bahan, dan bumbu-bumbu dapur.

 

Perhatikan Ventilasi Dapur

 thertastore.com

Dapur tentunya identik dengan asap yang ditimbulkan dari kegiatan memasak, entah itu menggoreng, membakar memanggang, dan lain-lain. Seperti yang sudah Vira sebutkan sebelumnya, asap dari hasil memasak ini dapat menyebar ke seluruh ruangan rumah hingga bisa menempel pada baju atau bahan kain lainnya. Untuk itu, sobat perlu memperhatikan ventilasi dapur. Alangkah baiknya jika sobat memposisikan dapur dekat dengan jendela agar asap bisa langsung terbuang keluar. Namun, jika sobat punya budget lebih, sobat bisa memasang cooker hood.

 

Gunakan Material Keramik Pada Dapur

 google.com

Untuk material dinding dan lantai dapur basah, saran dari Vira sebaiknya sobat menggunakan material keramik. Terlebih pada bagian tembok, karena bagian tembok kerap kali terciprat oleh berbagai bahan dan bumbu baik itu minyak atau bumbu dapur lainnya. Jika tembok dan lantai menggunakan keramik, tentu akan mempermudah sobat dalam membersihkannya ketika terkena kotoran.

 

Tips Menata Dapur Kering

Desain Dapur Mengikuti Tema Interior Rumah

 zephyronline.com

Jika sobat sedang merancang dapur kering, Vira sarankan untuk mendesain dapur kering mengikuti tema interior rumah. Hal ini bertujuan agar dapur tetap bisa menjadi satu kesatuan dengan ruangan lainnya. Lalu, alangkah baiknya penempatan furnitur juga disesuaikan dengan kebutuhan sobat. Salah satu caranya adalah dengan menghadirkan kitchen set.

 

Penggunaan Kitchen Set

 blideco.com

Sama seperti sebelumnya, kitchen set dapat membantu sobat mengorganisir barang-barang dapur. Umumnya, kitchen set terdiri dari kabinet bawah, backsplash, dan kabinet atas. Kitchen set biasanya dibuat built in, sehingga sobat perlu perencanaan dan pengukuran yang tepat. Sebelum sobat mulai mengisi kitchen set dengan peralatan memasak dan yang lainnya, sobat harus membagi area peletakan barang sesuai dengan fungsinya.

 

Tempatkan Material Lain Untuk Aksen Estetis

 architecturaldigest.in

Untuk memberikan aksen estetis, sobat bisa menempatkan material lain pada bagian dinding atau lantai dapur. Vira kasih contoh deh, sobat bisa menempatkan aksen keramik berornamen atau keramik berpotongan besar di satu sudut dinding. Lalu, pada lantai sobat bisa memakai pola granit atau keramik atau marmer berukuran besar untuk memberikan kesan lapang.

Itu dia perbedaan dapur basah dan dapur kering berdasarkan fungsinya yang bisa Vira bahas untuk sobat VOIRE. Dapur kering digunakan untuk mempersiapkan makanan ringan, sedangkan dapur basah digunakan untuk kegiatan dapur yang berat seperti mengolah makanan, mencuci, dan lainnya. Semoga bermanfaat!

Baca juga artikel menarik lainnya:

Komentar

Mau cari artikel apa sob?