Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah

Sobat pernah mendengar kasus ketika seseorang membeli tanah, tapi ternyata tanahnya bersengketa? ...
Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah Sobat pernah mendengar kasus ketika seseorang membeli tanah, tapi ternyata tanahnya bersengketa? Atau mungkin sobat pernah denger cerita ada kepemilikan tanah atau properti yang tiba-tiba berpindah tangan? Nah biasanya sobat, hal-hal tersebut terjadi karena ulah dari mafia tanah. Buat sobat yang saat ini sedang mengincar membeli tanah atau properti, sobat harus dan wajib berhati-hati dengan keberadaan para mafia tanah tersebut.
Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah
Logo VOIRE Project
VOIRE Project Tips And Trick 13 September 2021
Share
2021-09-13

Hal-Hal yang Perlu Dilakukan Agar Tidak Terjebak Mafia Tanah

Sobat pernah mendengar kasus ketika seseorang membeli tanah, tapi ternyata tanahnya bersengketa? Atau mungkin sobat pernah denger cerita ada kepemilikan tanah atau properti yang tiba-tiba berpindah tangan?

Nah biasanya sobat, hal-hal tersebut terjadi karena ulah dari mafia tanah. Buat sobat yang saat ini sedang mengincar membeli tanah atau properti, sobat harus dan wajib berhati-hati dengan keberadaan para mafia tanah tersebut.

Tanah dan rumah masih menjadi asset maupun investasi yang menggiurkan ya sobat karena nilainya cenderung terus meningkat dari tahun ke tahun. Mengingat bukan transaksi yang kceil, maka banyak hal yang harus diperimbangkan ketika sobat ingin menjual maupun memberli sebuah tanah.

Membeli tanah atau properti niatnya sudah pasti ingin ditinggali atau dijadikan sebagai sebuah investasi. Namun, jika membeli atau menjual properti yang sudah dimiliki ke mafia tanah.

Lalu di kemudian hari sobat pasti akan kewalahan karena tanah sobat memiliki potensi bersengketa atau kepemilikannya berpindah. Maka dari itu pertimbangan yang matang diperlukan agar sobat terhindar dari mafia tanah.

Nah, supaya masalah-masalah itu tidak terjadi pada sobat. Biasakanlah untuk melakukan beberapa cara sebelum membeli atau menjual tanah. Vira punya beberapa tips dan trik agar sobat tidak terjebah dengan ulah para mafia tanah.

Hindari Beli Tanah Girik

Sobat tahu tanah girik? Tanah girik adalah tanah yang dimiliki oleh adat dan statusnya belum memiliki sertifikat resmi. Jadi kepemilikan tanah tersebut hanya sebatas kekuasaan di bidang tanah tertentu dan tetap membayar pajak yang berlaku.

Walaupun tanah girik ini memiliki bukti kepemilikan. Namun, girik  juga sangat mudah dimanipulasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti mafia tanah. Jangan heran jika akhirnya banyak kasus pembelian tanah dengan bukti girik.

Lalu berujung tanah yang bersengketa. Pemerintah sendiri sudah mengeluarkan aturan pelarangan pembuatan girik untuk tanah maupun properti lain. Jadi sobat, biasakanlah mencari tanah yang sudha memiliki sertifikat resmi ya.

Selalu cek status pajak bumi dan bangunan. Agar ketika sobat membeli tanah tidak mengalami kerugian karena bermasalah dengan pajak dari pemilik tanah atau rumah yang terlambat bayar.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Cek Keaslian Sertifikat

Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah

 source:google.com

Sertifikat bisa saja langsung ditunjukkan ke sobat ketika hendak membeli tanah. Namun, jangan terlena juga sobat. Bisa saja itu sertifikat palsu yang dibuat mafia tanah. Pastikanlah bahwa yang sobat dapat adalah sertifikat asli.

Banyak kasus pembelian tanah yang akhirnya tertipu. Contohnya seperti membeli tanah orang lain atau menawarkan tanah dengan harga murah tanpa mengecek keaslian sertifikat. Cobalah untuk mengecek keaslian sertifikat tersebut.

Yang pertama sobat bisa mengeceknya dari bentuk fisik sertifikat tersebut. Karena dalam beberapa kasus ditemukan cover atau sampul buku sertifikat tanah berwana abu-abu, padahal umumnya sertifikat tanah/rumah yang dikeluarkan oleh BPN bewarna hijau.

Yang kedua sobat bisa mencoba untuk mengeceknya ke Badan Pertanahan Nasional. Sobat bisa langsung datang ke kantor BPN, di sana pihak BPN akan mengecek sertifikat tanah dengan terperinci, mulai dari bentuk fisik buku sertifikat tanah hingga nomor registrasi yang tertera di dalam buku sertifikat.

Atau juga sobat tidak dapat meluangkan waktu untuk datang ke kantor BPN, sobat dapat menggunakan layawanan online di situs resmi bpn.go.id                                                                                                    

Jangan Pinjamkan Sertifikat

Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah

 source:google.com

Meminjamkan sertifkat tanah maupun properti ke siapa pun adalah sebuah pantangan ya sobat. Sobat tidak akan tahu apakah orang yang sobat beri pinjam tersebut adalah mafia tanah atau bukan.

Memberikan sertifikat tanah ke sesorang hanya akan membuatnya memperoleh kesempatan untuk menjadi mafia tanah dengan memalsukan sertifikat tersebut bisa mengganti kepemilikan dari tanah maupun properti yang ada di sertifikat.

Tanda Batas Tanah Harus Jelas

Selain dengan sertifikat, sobat harus memberikan tanda kepemilikan terhadap tanah yang sobat punya dengan memberi tanda batasan fisik yang jelas. Contohnya, sobat bisa menggunakan pagar.

Ini karena tanah yang tidak punya batasan sering kali dimanfaatkan oleh mafia tanah untuk dibuatkan ‘sertifikat palsu’ dengan memecah-mecah area luas tanah yang sobat miliki.

Bertemu Langsung dengan Pembeli Atau Penjual

Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah

 source:google.com

Jika sobat hendak melakukan transaksi jual beli tanah, pastikan sobat bertemu langsung dengan pembeli atau penjualnya untuk melakukan negosiasi ya.

Langsunglah menolak atau menghindar apabila partner jual beli sobat menawarakan perwakilan karena bisa jadi itu merupakan komplotan mafia tanah yang akan menipu sobat.

Selektif Pakai Jasa Notaris

Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah

 source:google.com

Memakai jasa notaris untuk mengurus proses pembelian atau penjualan tanah memang terlihat lebih mudah dan aman. Namun, sobat tetap harus berhati-hati. Pasalnya, beberapa notaris ternyata merupakan bagian sindikat dari mafia tanah.

Kepada pembeli maupun penjual agar lebih selektif dalam menggunakan jasa notaris atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Salah satunya dengan mempertimbangkan reputasi notaris tersebut.  Cek dalam daftar di kementerian ATR/BPN.

Bagi sobat yang membeli tanah, pastikan untuk didampingi notaris yang telah ditunjuk termasuk ketika melakukan pengecekan bersama hingga ke kantor BPN. Setelah sepakat harga tanah, pembeli dan penjual perlu membuat akta jual beli (AJB).

Pembuatan AJB ini pun harus dibuat diharadapan PPAT, dalam keadaan belum terpenuhinya syarat jual beli maka bisa dibuat PPJB dihadapan notaris dan setelah semua persyaratan terpenuhi dibuat AJB dihadapan PPAT

Pasalnya beberapa notaris ternyata merupakan bagian sindikat dari mafia tanah. Supaya tidak bertemu dengan notaris yang seperti itu, biasakanlah untuk lebih selektif ya sobat ketika hendak memakai jasa notaris.

Pastikan sobat memilih notaris yang sudah memiliki reputasi baik.

Buat Akta Jual Beli

Tips dan Trik Menghindari Mafia Tanah

 source:google.com

Selain sertifikat, buktikanlah kepemilikan atau perpindahan tanah sobat dengan membuat akta jual beli. Akta jual beli akan sangat berguna untuk mengurus proses balik nama. Lewat akta jual beli juga.

Bukti transaksi menjadi sah di mata hukum. Jadi, mafia tanah tidak bisa ikut bermain di dalamnya.

Ketahui juga modus pemalsuan sertifikat sobat. Sebenarnya ada beberapa modus yang kerap dilakukan oleh sindikat pemalsuan sertifikat tanah, namun yang kerap dilakukan adalah dengan cara berpura-pura menjadi pembeli tanah atau rumah.

Awalnya pelaku akan meminta izin kepada pemilik rumah untuk meminjam sertifikat untuk mengecek keasliannya. Setelah diberikan, maka pelaku akan memfotokopi untuk  dipalsukan.

Pelaku akan mempelajari dokumen untuk mempelajari bentuk tanda tangan beserta cap BPN yang tertera pada sertifikat tanah. Bahkan ada ebberapa kasus penggandaan dokumen melibatkan oknum BPN agar sertifikat palsu terlihat seperti asli.

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya bagi sobat untuk tidak dengan mudah memberikan sertifikat tanah kepada calon pembeli. Namun jika hal tersebut harus dilakukan, sebaiknya sobat terlebih dahulu meminta uang DP rumah atau tanah.

Terutama kepada calon pembeli, guna memasikan bahwa orang tersebut benar-benar berminat membeli rumah atau tanah soobat

Baca juga artikel menarik lainnya:

Komentar

Mau cari artikel apa sob?